Misnarni Imbau PKK Kecamatan dan Desa Lebih Aktif Lagi Membantu Masyarakat

a3deb433f2d04c510eced8m8m-51977

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar mengimbau agar anggota PKK kecamatan dan desa/kampung untuk lebih aktif lagi dalam melaksanakan kegiatan. Apalagi anggaran untuk organisasi wanita tersebut ada di masing-masing kecamatan dan kampung.

“Kita sudah turun di 14 kecamatan dan langsung mengevaluasi semua kegiatan PKK. Kita terus memberi motivasi, harus lebih aktif lagi,” jelas Misnarni, saat menjadi tim penilai kegiatan evaluasi kinerja kecamatan dan penilaian camat terbaik tahun anggaran 2016, baru-baru ini.

Dia juga berharap agar TP PKK kecamatan dan desa bisa mengembangkan potensi di wilayah masing-masing. Selain itu istri Bupati Siak ini juga minta agar TP PKK desa, aktif dalam perencanaan pembangunan di desa dengan usulan-usulan kegiatan berupa program nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jika dicermati, lanjutnya, kegiatan gerakan PKK senantiasa menekankan prinsip pemberdayan dan partisipasi masyarakat melalui pemberdayaan keluarga.

“Jika kita sepakat, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menyediakan kebutuhan seluruh anggotanya, seperti pendidikan dan budi pekerti, kasih sayang, ekonomi, kesehatan, dan sebagainya, sebagaimana dalam delapan fungsi keluarga,” jelasnya.

Keluarga merupakan fundamental bagi pembangunan manusia, sekaligus barometer kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Dari ke-10 Program Pokok PKK ini dapat tergambar bagaimana peran para pengurus dan kader PKK dalam berbagai upaya pemberdayaan keluarga yang dilaksanakan secara praktis dan dapat langsung dirasakan oleh keluarga dan masyarakat sekitarnya dengan cara bersinergi dengan kegiatan, program dan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat.

Berbagai upaya yang dilakukan dalam gerakan PKK Kabupaten Siak melalui kader-kadernya seperti yang dipaparkan di atas sangat efektif karena selalu menggunakan metode yang sudah sangat dikenal oleh kalangan masyarakat, seperti berintegrasi dengan kegiatanyâ“kegiatan dan jadwal–jadwal Posyandu, pengajian-pengajian mingguan ibu-ibu di pedesaan dan arisan.

“Keberhasilan gerakan PKK dapat djadikan sebuah contoh bagi upaya-upaya lain yang bertujuan pemberdayaan keluarga sehingga dapat betul-betul mengenai sasaran yaitu masyarakat yang membutuhkan kemandirian dan tidak selalu bergantung kepada pemberian dari pemerintah,” pungkasnya.
Sumber goriau.com, Senin 30 Mei 2016

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *