Kampung Langsat Permai

PROFIL KAMPUNG LANGSAT PERMAI

 pujianta langsat

  1. SEJARAH KAMPUNG LANGSAT PERMAI

KAMPUNG LANGSAT PERMAI berdiri pada Tanggal 18 Februari  2002,di tandai dengan di sahkannya Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 02 Tahun 2002 Tentang Pemecahan dan pembentukan Kampung di Kecamatan Siak,Sungai Apit dan Bungaraya.

Secara geografis Kampung Langsat Permai terletak dalam wilayah kecamatan Bungaraya 01.01 LU – 01.09 LU dan 102,041 BT – 102,059 BT yang sebelah timur berbatasan dengan Kampung Temusai,disebelah barat berbatasan dengan Kampung Jatibaru dan disebelah selatan berbatasan dengan Kampung Dayang suri dengan sebagian besar kontur tanahnya adalah  datar,yang di perdayakan untuk Persawahan dan perkebunan.

Sejarah terbentuknya Kampung Langsat Permai berawal dari adanya program   Transmigrasi pada Tahun 1978,Pada awal pembentukannya wilayah Langsat permai termasuk dalam wilayah Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT)  Paket-A Siak I sejarah penduduk Langsat Permai dimulai sekitar  tanggal 8 Januari 1980,untuk pertama kali datang warga Transmigran yang berasal dari provinsi DI Yokyakarta sebanyak 50 KK dengan jumlah anggota keluarga lebih kurang 205 Jiwa,yang menempati wilayah RK I pada waktu itu yang sekarang telah berwujud sebuah dusun yang bernama dusun Tri Mukti.

Dan sekitar Tanggal 4 April 1980 Datang warga Transmigran yang berasal dari daerah Jawa Timur tepatnya dari Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Lamongan sebanyak lebih kurang 50 KK dengan jumlah anggota keluarga lebih kurang 213 Jiwa, dan pada tahun yang sama datang warga transmigran Lokal sebanyak 25 KK dengan anggota Keluarga lebih kurang 60 Jiwa yang menempati RK II yang sekarang ini telah berwujud sebuah dusun yang bernama Dusun Gajah Mukti.

Pada bulan Januari tahun 1983 Datanglah warga Transmigran gelombang kelima untuk wilayah siak I Paket A yang berasal dari daerah pasundan tepatnya dari daerah bandung dan sumedang Provinsi Jawa Barat sebanyak 50 KK,yang menempati wilayah RW V pada waktu itu yang sekarang telah berwujud menjadi sebuah dusun dengan nama Dusun Mukti Jaya.

Pada masa pembinaan Transmigrasi untuk urusan pemerintahan wilayah siak I Paket A tergabung dengan Kampung Perincit Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Bengkalis.segala hal urusan pemerintahan masyarakat transmigran Siak I Paket A mengikut pemerintah Kampung Perincit.

pada Tahun 1983 wilayah Siak I paket A dibentuk menjadi sebuah Kampung dengan nama Jatibaru,yang mana seluruh wilayah Langsat Permai Masuk dalam wilayah Kampung Jatibaru selain dari  wilayah Kampung Jatibaru yang ada saat ini.

Pada tahun 2001 baru ada gagasan pemekaran/pembentukan Kampung Langsat Permai Yang diprakarsai oleh beberapa tokoh Masyarakat dan lembaga Kampung yang ada serta didukung oleh segenap lapisan masyarakat. Setelah tahapan demi tahapan dilalui maka terjadilah proses pembentukan Kampung Langsat Permai sehingga pada 18 Februari 2002 Kampung Langsat Permai resmi dibentuk.

Gagasan nama Langsat Permai berasal dari nama sebuah sungai yang melintasi wilayah Kampung Langsat permai yang dikenal dengan nama Sungai Langsat,konon nama sungai Langsat sendiri berasal dari nama sebuah pohon langsat,sebab hampir disepanjang bantaran sungai tersebut ditumbuhi dengan pohon Langsat.untuk menjadikan sebuah nama Kampung nama Langsat kemudian digabungkan dengan kata Permai yang mengandung makna sebuah keinginan dan harapan yang besar terhadap pembentukan wilayah ini menjadi sebuah Kampung yang suatu saat nanti akan menjadi sebuah Kampung yang indah dan permai.yang mana Rakyat yang ada didalamnya akan menjadi rakyat yang sejahtera,adil dan makmur yang penuh dengan kedamaian dan keindahan dalam menempuh kehidupan.

Setelah Kampung Langsat Permai resmi terbentuk maka sejak itu nama Kampung Langsat Permai mulai mewarnai dalam segala aspek pembangunan di kecamatan bungaraya kususnya dan kabupaten siak.

langsat

2.KONDISI UMUM KAMPUNG LANGSAT PERMAI

a. Keadaan Geografis Kampung
Batas Wilayah
Sebelah Utara Berbatasan dengan  Kampung Temusai
Sebelah Timur Berbatasan dengan  Kampung  Temusai
Sebelah Selatan Berbatasan dengan  Kampung Temusai
Sebelah Barat  Berbatasan dengan  Kampung Jatibaru

 

b. Luas Wilayah
Luas Wilayah : 998,84 Ha
Terdiri dari:
a.      Pemukiman : 44,56 Ha
b.     perkebunan : 643,74  Ha
c.      Pertanian : 102,36 Ha
d.     Pemukiman/perkebunan : 33,97 Ha
e.      Perkebunan/pertanian : 6,21 Ha
f.       Rumah ibadah : 3,16 Ha
g.      Sarana Pemerintah : 0,24 Ha
h.     Sarana Pendidikan : 2,51 Ha
i.       Sarana Kesehatan : 0,23 Ha
j.       Sarana Olahraga : 1,81 Ha
k.     Tempat Pemakaman umum : 3,33 Ha
l.       Sarana Jalan : 72,18 Ha
m.    Tubuh air : 2,56 Ha
                 
c. Keadaan Topografi Kampung

Secara umum keadaan Topografi Kampung Langsat Permai adalah merupakan Daerah Dataran Rendah,dengan rasio 5 s/d 10 m dari permukaan laut.

 

d. Iklim
Kampung Langsat Permai mempunyai Iklim Tropis ( Dua Musim ) Dengan suhu rata-rata 28-33°C..

 3.KEADAAN SOSIAL EKONOMI PENDUDUK

3.1 Jumlah Penduduk
Jumlah Penduduk Kampung Langsat Permai per 30 November 2015 adalah : 1486 jiwa dengan rincian sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Jumlah Penduduk Laki-laki Perempuan Jumlah KK
1486 Jiwa 775 Jiwa 771 Jiwa 386 KK
             
3.2 Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan  di Kampung Langsat Permai per 30 November 2015 adalah sebagaimana ditunjukkan pada tabel di bawah ini :
Tıngkat Pendıdıkan Jumlah /orang
Belum Sekolah/Belum Tamat SD 365
Tidak Tamat SD/Sederajat 197
Tamat SD/Sederajat 385
SLTP/Sederajat 288
SLTA/Sederajat 182
Diploma I/II 24
Akademi/Diploma III/S. Muda 11
Diploma IV/Strata I 33
Strata II 1
Jumlah 1486
3.3 Pekerjaan
Pekerjaan masyarakat Kampung Langsat Permai cukup beragam,namun didominasi oleh para Petani Padi,sebagaiaman tertuang dalam tabel sebagi berikut :
Pekerjaan Jumlah /orang
Belum/Tidak Bekerja 302
Bidan 3
Buruh Harian Lepas 21
Buruh Tani/Perkebunan 63
Guru 22
Karyawan Honorer 14
Karyawan Swasta 47
Mengurus Rumah Tangga 270
Pegawai Negeri Sipil 30
Pelajar/Mahasiswa 292
Pembantu Rumah Tangga 3
Perangkat Desa 2
Petani/Pekebun 342
Tukang Batu 3
Tukang Jahit 2
Wiraswasta 43
JUMLAH 1486
3.4 Pola Penggunaan Tanah 
Jenis penggunaan Luas (ha)
Pemukiman 44,56 Ha
perkebunan 643,74  Ha
Pertanian 102,36 Ha
Pemukiman/perkebunan 33,97 Ha
Perkebunan/pertanian 6,21 Ha
Rumah ibadah 3,16 Ha
Sarana Pemerintah 0,24 Ha
Sarana Pendidikan 2,51 Ha
Sarana Kesehatan 0,23 Ha
Sarana Olahraga 1,81 Ha
Tempat Pemakaman umum 3,33 Ha
Sarana Jalan 72,18 Ha
Tubuh air 2,56 Ha
3.5 Pemilikan Ternak
NO Jenis ternak Jumlah (ekor)
1 Sapi 425
2 Kambing 405
3 Ayam 1234
4 Angsa 62
5 Bebek 15
6 Itik 625
           
3.6 Sarana dan Parsarana
Sarana dan Prasarana yang tersedia di Kampung Langsat Permai  sampai saat ini adalah sebagai berikut:
NO Jenis Sarana dan Parsarana Jumlah
1 Kantor Kampung 1 unit
2 Kantor Bapekam 1 unit
3 Kantor PKK 1 unit
4 Pustaka Kampung 1 unit
5 Jalan  Kampung 6 Km
6 Jalan gang 5 Km
7 Jalan Usaha tani 9 Km
8 Jembatan 43 unit
9 Gorong-gorong 16 unit
10 Pintu Air 7 unit
11 Listrik Kampung 1 unit
12 Gedung Sekolah 6 unit
13 Puskesmas 1unit
14 Posyandu 3 buah
15 Musholla 3 buah
16 Masjid 3 buah
17 Lapangan sepak bola 2 buah
18 Lapangan bola voly 3 buah
19 Lapangan bulu tangkis 4 buah
20 Pemakaman umum 2 tempat
21 Saung metting/balai tani 2 buah
22 Poskamling 4 buah
23 Pengilingan padi 2 buah
3.8 Kelembagaan  Kampung

 

Nama lembaga Jumlah
Rukun Tetangga (RT) 15
Rukun Warga (RW) 7
LPM/LKMD 1
Karang Taruna 4
BKMT 1
Perkumpulan olahraga 5
Perkumpulan Wirid 8
Remaja masjid 3
Dewan Pengurus masjid 3

 

VISI DAN MISI

 1.Visi

MEWUJUDKAN KAMPUNG LANGSAT PERMAI MENJADI KAMPUNG YANG MAJU,MANDIRI DAN SEJAHTERA

 Makna yang terkandung Visi Kampung  Langsat Permai adalah :

MENJADIKAN : Terkandung didalamnya peran pemerintah Desa Langsat Permai dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk menjadi Kampung yang Maju yang mandiri dan sejahtera.
MAJU : Pembangunan Kampung yang maju dalam segala sektor
MANDIRI : Adalah suatu kondisi kehidupan yang kreatif, inovatif, produktif dan partisipatif sehingga mampu melaksanakan dan memenuhi kebutuhannya sendiri.
SEJAHTERA : Bahwa tujuan dari seluruh pembangunan Kampung adalah demi tercapainya kesejahteraan Masyarakat.
  1. Misi

Misi Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya yang merupakan penjabaran dari Visi desa adalah sebagai berikut :

1.Meningkatkan pembangunan infrastruktur

Peningkatan pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian desa, seperti jalan, jembatan serta infrastruktur strategis lainnya, dengan empat tujuan diatas, maka arah kebijakan yang akan dituju antara lain :

(a) Meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan dan jembatan.

(b) Meningkatkan sarana ekonomi pertanian

(c) Meningkatkan sarana prasarana kesehatan.

(d) Meningkatkan sarana prasarana pendidikan.

(e) Meningkatkan sarana prasarana bidang pemerintahan.

 

2.Meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan

Peningkatan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat agar dapat bekerja lebih optimal dan memiliki harapan hidup yang lebih panjang dengan dua tujuan diatas, maka arah kebijakan yang akan dituju adalah sebagai berikut :

(a) Meningkatkan upaya pelayanan kesehatan secara profesional.

(b) Meningkatkan standar pelayanan minimal di bidang pelayanan kesehatan.

 

3.Meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan

Peningkatan  pembangunan di bidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik, dengan empat tujuan diatas, maka arah kebijakan yang ditempuh meliputi :

(a) Meningkatkan penyelenggaraan pendidikan di semua jenjang pendidikan.

(b) Meningkatkan kualitas proses pendidikan dan produk lulusan pendidikan.

(c) Meningkatkan partisipasi dan peran serta aktif masyarakat dalam bidang pendidikan, pembinaan pemuda dan olahraga.

4.Meningkatkan pembangunan ekonomi

Peningkatan pembangunan ekonomi dengan mendorong semakin tumbuh dan berkembangnya pembangunan di bidang pertanian dalam arti luas, industri, perdagangan dan pariwisata, dengan empat tujuan didepan, maka arah kebijakan yang diambil antara lain :

(a)Meningkatkan produktivitas dan pemasaran produk unggulan.

(b)Meningkatkan kemampuan pengolahan lahan dan teknik budidaya.

(c) Meningkatkan penyediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.

(d) Menguatkan kelompok tani, lembaga keuangan mikro untuk modal petani.

5.Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)

Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berdasarkan demokratisasi, transparansi, penegakan hukum, berkeadilan, kesetaraan gender dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, dengan tiga tujuan diatas, maka arah kebijakan yang akan dituju adalah :

(a) Meningkatkan kualitas SDM aparatur pemerintahan desa

(b)Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

(c) Meningkatkan tata kelola pemerintahan desa.

(d) Meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai bidang pelayanan.

(e) Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

(f) Meningkatkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan.